2 Remaja Peretas Situs Setkab Ditetapkan Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara



 Keduanya terancam hukuman paling lama 10 tahun penjara deposit game slot online via dana.Adapun pihak kepolisian menangkap dua pelaku yang diduga terlibat peretasan tersebut.

Keduanya adalah asal Sumatera Barat berinisial BS alias ZYY (18) dan MLA (17). 

"Iya, keduanya sudah tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikonfirmasi, Minggu (8/8/2021).


Ia menyampaikan pihaknya masih mendalami motif spesifik alasan kedua pelaku mengubah tampilan situs Setkab.

Termasuk, motif ekonomi di balik deposit game slot online via ovo peretasan tersebut.

"Motifnya mengubah tampilan web tidak sebagaimana mestinya sehingga web tidak dapat digunakan semestinya. Sedangkan motif ekonomi sedang di dalami oleh penyidik," jelasnya.


Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto sebelumnya menyebutkan motif kedua pelaku meretas situs Setkab karena alasan ekonomi.

Ia menyampaikan sedikitnya 650 website dalam dan luar negeri telah diretas oleh pelaku.


BACA JUGA : 

OJK Perpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2023 Sumber


Motifnya keuntungan pribadi lah. 650 Website dalam negeri dan LN (Luar Negeri, Red) yang diretas oleh tersangka," jelasnya.



Adapun BS ditangkap di Tabing Bandar Gadang, Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Utara pada Kamis, 5 Agustus 2021 lalu.

Sementara itu, MLA ditangkap di Perumahan Hansela Garden, Kecamatan Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, sumbar pada Jumat, 6 Agustus 2021 lalu.


Atas perbuatannya itu, kedua dijerat dengan pasal 46 ayat (1) ayat (2) dan ayat (3) Jo Pasal 30 ayat (1) ayat (2) ayat (3), Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1), Pasal 49 Jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam beleid pasal itu, kedua pelaku terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. 



Sebagai informasi, laman setkab.go.id diketahui diretas dengan tampilan layar hitam dan foto yang menampilkan demonstran membawa bendera merah putih pada Sabtu (30/7/2021) lalu.

Dalam foto itu, terdapat keterangan Padang Blackhat ll Anon Illusion Team Pwned By Zyy Ft Luthfifake.

Tak lama setelah itu, situs Setkab langsung dibekukan pada Minggu (1/8/2021).

Laman setkab telah kembali normal tak lama setelah dilakukan perbaikan.

Namun, Polri tetap memburu pelaku yang telah melakukan peretasan itu hingga akhirnya tertangkap.



Sementara itu, MLA ditangkap di Perumahan Hansela Garden, Kecamatan Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, sumbar pada Jumat, 6 Agustus 2021 lalu.


Atas perbuatannya itu, kedua dijerat dengan pasal 46 ayat (1) ayat (2) dan ayat (3) Jo Pasal 30 ayat (1) ayat (2) ayat (3), Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1), Pasal 49 Jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.



Ia menyampaikan pihaknya masih mendalami motif spesifik alasan kedua pelaku mengubah tampilan situs Setkab.

Termasuk, motif ekonomi di balik peretasan tersebut.

"Motifnya mengubah tampilan web tidak sebagaimana mestinya sehingga web tidak dapat digunakan semestinya. Sedangkan motif ekonomi sedang di dalami oleh penyidik," jelasnya.



"Iya, keduanya sudah tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikonfirmasi, Minggu (8/8/2021).



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tamārī manapasanda ŏnalā'ina slōṭa sā'iṭa para nōndhaṇī karō

Dicas poderosas para jogar em sites de cassino online pink4d

Techniques cum Certandi Online Poker Alea slot online pulsa