Situs Setkab Diretas, Pakar Keamanan Cyber Server dan Maintenance Harus Dijaga
Situs resmi Sekretariat Kabinet (Setkab) Republik Indonesia, setkab.go.id, menjadi sasaran kejahilan hacker. Dan agen slot deposit pulsa foto Dede Lutfi Alfiandi ‘pembawa bendera’ sempat muncul di tambilan situs tersebut.
Menanggapi hal ini, Pakar keamanan cyber Alfons Tanujaya mengatakan, setiap situs bisa dilakukan peretasan.
Alfons melanjutkan, karena mudahnya suatu situs mengalami peretasan, maka poin utamanya adalah pengelolaan dari situs-situs tersebut yang perlu dipelajari.
“Jadi mengapa punya kecenderungan, kok banyak sih yang jadi korban peretasan situs pemerintah? Mungkin agen slot joker123 salah satu sebabnya karena pengadaan situsnya adalah proyek. Oke ada proyek bikin situs, tapi begitu sudah kelar ya sudah selesai,” ucap dia.
Alfons menilai, situs adalah komitmen jangka panjang di mana server yang digunakan harus dijaga. Dia juga mengatakan, pola proyek yang dipakai dalam pembuatan situs harus diperbaiki.
BACA JUGA :
Fakta Terkait Peretasan Situs Setkab
“Sebenarnya ini satu pola yang perlu diubah, misal mau mengadakan situs yang perlu diperhatikan jangan hanya situsnya, tetapi juga maintenance yang merupakan bagian dari pengadaan situs,” saran dia.
“Jadi kalau ada situs utama pemerintah diretas harusnya malu,” tandas Alfons.
Pantuan Jurnal Security, situs setkab.go.id belum bisa diakses, pada Minggu (1/7/2021). Di laman situs Setkab hanya bertuliskan “Kami akan segera kembali!Mohon maaf untuk ketidaknyamanannya, saat ini kami sedang melakukan update sistem. — Sekretariat Kabinet RI,” tulisnya.[lian]
Situs Sekretariat Kabinet yang beralamat Setkab.go.id mengalami peretasan pada 30 Juli 2021. Hari itu, situs Setkab tak bisa diakses dan berubah tampilan menjadi hitam dengan foto yang menampilkan demonstran membawa bendera merah putih. Di bawahnya tertulis keterangan: "Padang Blackhat ll Anon Illusion Team Pwned By Zyy Ft Luthfifake".
Berselang beberapa hari kemudian, seorang pelakunya, yaitu BS alias ZYY (18) ditangkap di Tabing Banda Gadang, Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat pada 5 Agustus 2021. Pelaku berikutnya, ML (17) ditangkap di Kecamatan Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada 6 Agustus 2021.

Komentar
Posting Komentar